Jumat, 09 Maret 2012

Interaksi Transportasi Darat dan Antroposfer


INTERAKSI ANTARA TRANSPORTASI DARAT DENGAN ANTROPOSFER
Oleh: Muhammad Rizqi Dzikrullah
Pendidikan Geografi - UNY
  1. Fenomena mudik yang terjadi setiap tahun yang melibatkan jutaan penduduk untuk berpergian menuju kampung halaman dan melibatkan sejumlah moda transportasi termasuk transportasi darat antara lain: kereta api, bus, mobil bahkan sepeda motor. 
  2. Penamaan alat transportasi darat yang menggunakan nama cerita rakyat, penamaan ini bertujuan untuk melestarikan cerita rakyat yang merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang ada di masyarakat. Contohnya kereta api Sritanjung yang melayani jurusan stasiun Lempuyangan sampai stasiun Banyuwangi Baru dan sebaliknya. Sritanjung merupakan sebuah legenda yang berada di daerah Banyuwangi.
  3. Adanya perpindahan penduduk dari daerah pinggiran kota ke daerah kota (nglaju) yang akan beraktivitas (bekerja, belajar, wisata) menggunakan kendaraan pribadi (mobil, sepeda motor, sepeda, dsb) dan kendaraan umum (bus dan kereta api). Tak jarang kendaraan pribadi ini sering membuat kemacetan di jalan raya.
  4.  Sarana transportasi yang ada di darat memegang peranan vital dalam aspek sosial ekonomi melalui fungsi distribusi antara daerah satu dengan daerah yang lain. Distribusi barang, manusia, dll. Akan menjadi lebih efektif bila sarana transportasi yang ada berfungsi sebagaimana mestinya sehingga transportasi dapat menjadi salah satu sarana untuk mengintegrasikan berbagai wilayah. Melalui transportasi penduduk antara wilayah satu dengan wilayah lainya dapat ikut merasakan hasil produksi yang rata maupun hasil pembangunan yang ada. 
  5.  Adanya mobil perpustakaan keliling yang merupakan program dari pemerintah. Perpustakaan ini berupa mobil yang berisi buku-buku yang ditunjukan kepada anak-anak usia sekolah. Digunakan mobil karena moda transportasi ini dapat membawa buku dalam jumlah yang banyak dan dapat menjangkau daerah desa yang mempunyai jalan-jalan kecil. Perpustakaan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat membaca pada anak-anak yang sulit memperoleh fasilitas buku bacaan.
  6.  Kereta Api dan Parameter Budaya Bangsa. Dalam salah satu novel karangan satrawan Prancis terdapat kalimat:  "Bila ingin melihat bagaimana negara memberlakukan rakyatnya, lihatlah kereta api-nya. Bila ingin melihat budaya negara itu, lihatlah bagaimana masyarakatnya memperlakukan kereta api". Hal ini sangat tampak di kehidupan masa kini. Contohnya, Prancis  mempunyai kereta TGV (Train à Grande Vitesse) dan Korea Selatan dengan KTX (Korea Train Exspress) yang mempunyai jadwal teratur dan tidak terjadi kelebihan muatan, sedangkan keadaan di Indonesia, India dan Pakistan terjadi sebaliknya dengan jadwal yang sering terlambat dan banyak penumpang yang duduk di atas kereta terutama untuk kereta commuter jarak dekat.
  7.  Adanya komunitas pengguna Kereta Api Prambanan Ekspres (Yogyakarta-Solo). Komunitas ini beranggotakan para penumpang yang sering naik kereta api Prameks jurusan Yogyakarta Tugu-Solo Balapan. Komunitas ini merupakan sebuah wadah untuk menyalurkan aspirasi mereka untuk membantu memajukan perkeretaapian yang ada saat ini (khususnya kereta Prameks). 
  8. Transportasi darat berupa becak merupakan transportasi tradisional yang menggunakan tenaga manusia sebagai alat penggeraknya.   
  9. Transportasi darat sering dijadikan sebagai ikon sebuah daerah. Contohnya andong terkenal di Yogyakarta, bemo terkenal di Jakarta, becak montor terkenal di Medan, dsb.

0 komentar:

Poskan Komentar